jepara

Kamis, 29 April 2010

Jadwal Persija di Babak 16 Besar PI 2010

Friday, 30 April 2010
Berdasarkan Informasi yang dihimpun Jak Online (JO) mengenai Jadwal Persija di babak 16 Besar pada ajang Piala Indonesia (PI) 2010 yang berada di Group J dengan home base di Kota Palembang, Sumatera Selatan adalah Sebagai Berikut :

Sabtu, 8 Mei 2010
Sriwijaya vs Persija dan PSMP vs Persisam
Senin, 10 Mei 2010
Srwijaya vs Persisam dan Persija vs PSMP
Rabu, 12 Mei 2010
Persisam vs Persija
Jumat, 14 Mei 2010
PSMP vs Sriwijaya FC

Untuk Agenda Tour Jakmania Goes To Palembang akan diinformasikan kemudian menunggu keputusan dari Pengurus Pusat The Jakmania.(JO)

Full season calendar

Wednesday, 14 October 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 0 Pelita Jaya
Saturday, 17 October 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 3 - 0 Persitara
Saturday, 24 October 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 PSPS 0 - 0 Persijap
Wednesday, 28 October 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 0 Bontang FC
Sunday, 01 November 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 1 Persisam
Sunday, 06 December 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Sriwijaya FC 4 - 0 Persijap
Wednesday, 09 December 2009 19:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persib 1 - 0 Persijap
Saturday, 12 December 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 0 - 1 Arema
Wednesday, 16 December 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 3 - 1 Persema
Sunday, 20 December 2009 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persiba 1 - 0 Persijap
Wednesday, 30 December 2009 15:30 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 0 Persebaya
Saturday, 02 January 2010 12:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 1 Persik
Sunday, 10 January 2010 15:30 Liga Super Indonesia 2009-2010 PSM 1 - 0 Persijap
Sunday, 17 January 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persiwa 3 - 1 Persijap
Wednesday, 20 January 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persipura 1 - 0 Persijap
Sunday, 24 January 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 3 - 1 Persela
Saturday, 30 January 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persija 0 - 0 Persijap
Tuesday, 09 February 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 4 - 1 Persiwa
Friday, 12 February 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 2 Persipura
Tuesday, 16 February 2010 19:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persela 2 - 2 Persijap
Wednesday, 24 February 2010 19:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persebaya 1 - 1 Persijap
Saturday, 06 March 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 0 - 1 PSM
Tuesday, 09 March 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 3 - 1 Persiba
Saturday, 20 March 2010 19:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persik 2 - 3 Persijap
Wednesday, 24 March 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Arema 3 - 1 Persijap
Sunday, 28 March 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persema 3 - 1 Persijap
Thursday, 01 April 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 1 - 1 Sriwijaya FC
Saturday, 10 April 2010 15:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persijap 2 - 1 Persib
Saturday, 24 April 2010 12:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Persisam 5 - 0 Persijap
Wednesday, 28 April 2010 12:00 Liga Super Indonesia 2009-2010 Bontang FC 4 - 1 Persijap

Jumat, 23 April 2010

SEPAK BOLA - AREMA LAWAN PERSIJAP BATAL DIGELAR DI GAJAYANA

Laga perdana grup E kompetisi Piala Indonesia yang mempertemukan Arema Indonesia dengan Persijap Jepara, Kamis (15/4) batal digelar di Stadion Gajayana Kota Malang karena kondisi lampu stadion yang tidak memenuhi standar.

Malang, 15/4 (Antara/FINROLL Sports) - Laga perdana grup E kompetisi Piala Indonesia yang mempertemukan Arema Indonesia dengan Persijap Jepara, Kamis (15/4) batal digelar di Stadion Gajayana Kota Malang karena kondisi lampu stadion yang tidak memenuhi standar.

Media Officer Arema Indonesia Sudarmaji, Kamis, mengatakan, pihak unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Stadion Gajayana sudah melayangkan surat pada panpel Arema yang memastikan bahwa stadion Gajayana tidak bisa digunakan karena kondisi beberapa lampu stadion mati.

"Semula kami memang akan menjadikan Stadion Gajayana sebagai tempat pertandingan grup E, namun kondisi lampu tidak bisa maksimal dan pihak UPTD sendiri juga tidak bisa memberikan jaminan ketika pertandingan harus digelar malam hari," tegasnya.

Beberapa lampu yang terpasang di empat sudut stadion tersebut mati sehingga penerangan untuk pertandingan malam hari tidak bisa maksimal.

Dari standar kekuatan lampu untuk menggelar pertandingan di malam hari yang minimal 1.200 lux, saat ini hanya tersisa 240 lux.

Karena surat resmi dari UPTD Stadion Gajayana tersebut tidak bisa memberikan jaminan, katanya, maka pertandingan grup E yang semula akan digelar di stadion milik Pemkot Malang itu dipindah ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sementara Ketua panpel Arema Indonesia Abriadi mengatakan, pada pertandingan perdana dan kedua, seluruhnya digelar di Stadion Kanjuruhan. Namun, untuk pertandingan ketiga Arema Indonesia yang menghadapi Mojokerto Putra (MP) digelar di Stadion Gajayana.

Pada laga ketiga Selasa (20/4) dua pertandingan harus digelar secara bersamaan, sehingga Stadion Gajayana tetap digunakan. Namun, waktu pertandingan juga dipilih sore hari guna menghindari penggunaan lampu.

Pada babak awal Piala Indonesia Arema Indonesia bersama Persijap Jepara, Deltras Sidoarjo, dan MP berada di grup E. Pada pertandingan awal, Kamis (15/4) Arema Indonesia bakal menghadapi Persijap Jepara dan Deltra Sidoarjo menghadapi MP.

Arema Indonesia akan berlaga kembali pada Sabtu (17/4) menghadapi Deltras Sidoarjo dan MP menghadapi Persijap Jepara. Sedangkan pertandingan ketiga (Selasa, 20/4) akan digelar secara bersamaan di Stadion Kanjuruhan dan Gajayana, dimana tuan rumah Arema Indonesia akan menghadapi MP dan Deltras Sidoarjo menghadapi Persijap Jepara.

Selama Piala Indonesia berlangsung, harga tiket pertandingan Arema Indonesia diturunkan. Jika pada pertandingan LSI seharga Rp25 ribu (ekonomi) turun menjadi Rp10 ribu, VIP seharga Rp25 ribu dari Rp50 ribu dan VVIP dibanderol Rp50 ribu dari harga Rp75 ribu.(E009)


Older news items:

Sejarah Persijap

Sebelum berkiprah dalam kancah persepakbolaan nasional seperti sekarang ini, persijap telah mengarungi perjalanan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Dengan kata lain sepakbola di Jepara mempunyai catatan sejarah yang cukup panjang.

Pada paruh waktu sekitar tahun 1930-an, di Jepara lahir dua klub sepakbola bentukan Belanda. Yaitu Y.V.C. (Yapara Voedbal Club) dan Alsides. Dengan demikian cikal bakal sepak bola di Jepara sudah berakar sejak penjajahan Belanda. Sepak bola di Jepara pada kurun waktu itu dalam waktu singkat sudah bisa menjadi olah raga rakyat. Di setiap pelosok desa sepak bola sudah dimainkan. Namun setelah Belanda kalah dan bangsa Indonesia di jajah Jepang, dua klub tersebut akhirnya bubar.

Tetapi terbukti kemudian, sebagai olah raga rakyat, sepak bola terus berkembang. Melihat perkembangan sepakbola di Jepara, Bupati Jepara waktu itu, Syahlan Ridwan (1954) berkeinginan membentuk sebuah kesebelasan milik Kabupaten Jepara. Ide ini dilandasi dengan semakin banyaknya klub-klub yang tumbuh. Tahun itu kemudian dicatat sebagai tahun berdirinya Persijap Jepara, tepatnya pada tanggal 11 April 1954.

Seiring dengan perjalanan serta kiprah persijap di jagat persepakbolaan nasional, juga memunculkan beberapa nama yang menjadi populer, bahkan melegenda. Diantaranya adalah Kamal Junaidi, yang meninggal karena tersambar petir, dalam laga final Piala Makutarama yang digelar di Salatiga pada tanggal 28 Agustus 1973 melawan kesebalasan dari Persipa Pati. Nama Kamal Junaidi kemudian diabadikan sebagai nama stadion sepak bola, yang menjadi kebanggan warga masyarakat Jepara.

Beberapa pemain sepakbola dari Jepara juga pernah memperkuat timnas. Diantaranya adalah Haryanto yang menjadi kiper andalan timnas pada tahun 1979. Setelahnya juga ada nama Siswadi Gancis yang menjadi kiper PSSI Garuda pada tahun 80-an. Generasi setelahnya pada tahun 2000-an juga ada nama Solekan, dan Warsidi.

Sehingga tidak berlebihan kalau Jepara, yang nota bene merupakan kota kecil, menjadi barometer sepak bola di Jawa Tengah. Bahkan dalam perkembangannya sekarang, bisa melampaui PSIS Semarang dan Persis Solo, yang mempunyai nama lebih besar dan dana yang juga lebih besar. Hal ini terkait dengan keberhasilan Persijap berhasil lolos ke Liga Super PSSI 2008. Sedangkan kedua tim lainnya dari Jawa Tengah tersebut tetap bertahan di Divisi Utama

Home base Persijap terletak di Jl. Mangunsarkoro Jepara, sedangkan home ground-nya akan menempati stadion yang baru, yaitu Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK). Stadion GBK menjadi stadion yang baru bagi Persijap, karena stadion Kamal Junaidi tidak lagi memenuhi syarat untuk dipakai bertanding dalam ajang Superliga tahun 2008.

Kapasitas stadion (GBK) mempunyai daya tampung sekitar 20.000 penonton, dengan kapasitas tribun tertutup sebanyak 7000 orang dan tribun terbuka 13.000 orang penonton. Hampir setiap kali pertandingan home (kandang), stadion di Jepara dipenuhi oleh penonton/supporter setia Persijap.Sementara ini supporter Persijap yang berjumlah sekitar 10.000 orang terbagi dalam 2 (dua) kelompok, yaitu Jetman (Jepara Tifosi Mania) dan Banaspati.

Stadion GBK terletak di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, sekitar 1 km dari Kantor Bupati Jepara. Stadion GBK dibangun sejak tahun 2001. Luas kawasan atau kompleks stadion ini 159.800 m2 dengan luas stadion 30.000 m2., dan luas lapangan 7.500m2. Stadion ini nantinya dilengkapi dengan track untuk lintasan atletik dengan panjang 500m2 dengan lebar 6 m. Fasiltas lain yang melengkapi stadion GBK adalah tribun terbuka dan tribun VIP yang bertatap space frame.

Jenis rumput yang digunakan di lapangan utama stadion GBK adalah bermuda (dactylon cycnodon). Fasilitas stadion nantinya akan semakin representatif dengan dilengkapinya sarana dan fasilitas stadion berupa ruang ganti pemain, ruang ganti wasit serta ruang untuk peliputan dan konferensi pers. Fasiltas berupa kamar mandi – shower dan toilet diharapkan bisa membuat pengguna stadion ini bertambah nyaman.
Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 15 July 2008 )

com_content:article SEPAK BOLA - PERSIJAP BERHARAP DAPAT NILAI DI KALIMANTAN

Persijap Jepara berharap mendapat nilai saat bertanding di Kalimantan (melawan Persisam dan Bontang FC) pada laga lanjutan Kompetisi Liga Super.

Semarang, 22/4 (Antara/FINROLL Sports) - Persijap Jepara berharap mendapat nilai saat bertanding di Kalimantan (melawan Persisam dan Bontang FC) pada laga lanjutan Kompetisi Liga Super.

"Syukur-syukur dari keduanya mendapat nilai tetapi kalau tidak, ya` salah satu dari kedua tim ini, kami bisa meraih angka," kata Wakil Sekretaris Tim Persijap Jepara, Nurjamil ketika dihubungi dari Semarang, Kamis.

Usai mengikuti babak 32 besar Piala Indonesia Grup E di Malang, tim asuhan pelatih Junaidi langsung berangkat ke Kalimantan melalui Surabaya karena mereka sudah harus bertanding Sabtu (24/4) melawan tuan rumah Persisam Samarinda.

Setelah melawan Persisam, Evaldo Silva dan kawan-kawan akan bertanding melawan Bontang FC, Rabu (28/4), kemudian kembali ke Jepara untuk persiapan menjamu PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta Pusat.

Pada dua laga tandang di Kalimantan tersebut, tim berjuluk Laskar Kalinyamat berkekuatan 21 pemain.

Pelatih Persijap, Junaidi mengatakan, dirinya berharap Eky Nurhakim bisa menjadi harapan tim ini di lini depan mengingat penampilan penyerang Asal Argentina, Pablo Francis menurun saat tampil pada Piala Indonesia Grup E di Malang.

Mantan Asisten Pelatih Persiba Balikpapan ini mengatakan penampilan Pablo saat menghadapi PS Mojokerto Putra Di Piala Indonesia belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. "Makanya kami berharap Eky bisa membawa perubahan di lini depan, setidaknya Pablo bisa bangkit motivasinya," katanya.

Pelatih Junaidi kemungkinan akan memainkan duet Pablo Francis-Eky Nurhakim di lini depan kemudian di belakang ada Evaldo Silva, Catur Rintang, dan Mahrus Bachtiar, sedangkan untuk penjaga gawang masih tetap M, Syahbani karena Danang Wihatmoko masih cedera.

Kemudian di lini tengah masih tetap mengandalkan pada Isdiantono, Nurul Huda, Phaytoon Tiabma, Doni Siregar, dan Johan Juhansyah.

Ia mengatakan, Persisam sudah pasti akan memfosir kemenangan saat melawan timnnya karena saat ini mereka masih berada pada zona degradasi sehingga memerlukan tambahan nilai untuk keluar dari zona tersebut.

Saat ini Persijap Jepara berada pada peringkat ke-12 klasemen sementara dengan nilai 37, yaitu dari 28 kali main, 10 kali menang, tujuh kali seri, dan 11 kali kalah. Pertandingan terakhir yang dijalani Persijap adalah saat mengalahkan Persib Bandung 2-1.

Sementara Persisam Samarinda berada pada peringkat ke-16 dengan nilai 31 yaitu dari 28 kali main, delapan kali menang, tujuh kali seri, dan 13 kali kalah. Pertandingan terkahir Persisam saat dikalahkan tuan rumah PSM Makassar, 0-3.

Arema Puncaki Klasemen Grup E

20-04-2010
MALANG - Arema Indonesia memastikan diri sebagai juara grup E di ajang Piala Indonesia 2010 setelah menaklukkan PS Mojokerto Putra 2-1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Selasa (20/4) petang.

Gol tunggal PS Mojokerto Putra dilesakkan oleh Fadli Sanusi pada menit ke-36. Sementara dua gol Arema Indonesia dipersembahkan oleh Sunarto pada menit ke-43 dan Tommy Pranata pada menit ke-64.

Arema Indonesia sempat tertinggal 0-1 setelah Fadli Sanusi mampu menjebol gawang tim berjuluk “Singo Edan” yang dikawal Iswan Karim itu pada menit ke-36. Namun, tujuh menit kemudian anak asuh Robert Rene Alberts itu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui kaki Sunarto.

Dengan menurunkan pemain lapis kedua, permainan Arema sempat kedodoran menghadapi umpan-umpan silang para pemain PS Mojokerto Putra.

Dari serangan balik yang dilakukan Arema Indonesia juga banyak menciptakan peluang, namun Aris Noviadi yang dipercaya mengamankan gawang PS Mojokerto Putra selalu mampu mematahkan bola-bola Arema Indonesia dan gagal membuahkan gol.

Setelah turun minum, permainan Arema Indonesia yang dikenal lugas dan keras mulai tampak. Gol kemenangan pun terjadi melalui sundulan Tommy Pranata menit ke-64, memaksimalkan tendangan sudut yang dilakukan Hermawan.

Kemenangan ini menjadikan Arema tampil menjadi juara grup E. Sebenarnya dengan hasil seri saja dengan PS Mojokerto Putra, Arema Indonesia sudah berhak menggenggam gelar juara karena selisih gol dari tim lawannya. Pada laga perdana, Arema mampu menggunduli Persijap Jepara 3-0 dan laga kedua menundukkan Deltras Sidoarjo 1-0.

Sementara PS Mojokerto Putra menuai hasil 1-0 dari Deltras Sidoarjo dan 2-1 dari Persijap Jepara. Dari tiga kali bertanding tersebut hanya gawang Arema Indonesia yang sama sekali tidak kebobolan.


Player ProfilE Today
ft 12

gb

Age : 25
Indonesia
Club : Persipura Jayapura
Pos : Mid
Media Center

* Drawing 6 besar ISL U-21
* JADWAL PIALA INDONESIA 2010
* Grouping Piala Indonesia 2010
* Tuan Rumah Babak 32 Besar Piala Indonesia 2010
* Data Pemain Asia Djarum ISL 09
* Transfer Windows Put 2 Djarum ISL 09
* Press Release 020310
* Lomba Karya Jurnalistik Djarum ISL 2009
* Investigasi Liga untuk partai Persik - Persib
* Jadwal Djarum ISL 2009 Putaran 2

Timnas Bidik Gelar AFF Championship Cup

Timnas senior Indonesia fokus untuk menjuarai AFF Championship 2010 yang akan digelar Desember mendatang di Hanoi, Vietnam, dan Jakarta, Indonesia.

"Kita harus fokus untuk mampu menjuarai event ini," ungkap pimpinan proyek timnas Indonesia Nirwan Dermawan Bakrie Kamis (22/4) malam di Senayan, Jakarta.

Untuk AFF Championship 2010 ini, PSSI memang akan menerjunkan timnas senior, berbeda dengan pentas SEA Games 2011 dan Pra Olimpiade 2012, di mana yang menjadi tulang-punggung adalah para pemain berusia di bawah 23 tahun. Pada dua event lagi yang akan dihadapi PSSI, yakni pra kualifikasi Piala Dunia 2014, timnas senior pula yang diturunkan.

Nirwan Dermawan Bakrie mengungkapkan, baik untuk timnas senior atau timnas SEAG 2011, akan ditangani oleh pelatih yang sama. Namun, Nirwan masih enggan untuk mengemukakan pelatih dimaksud. "Masih kita negosiasikan, namun Insya Allah selambat-lambatnya awal Juni sudah mulai bertugas," ujarnya.

Ada dua kandidat utama untuk mengisi posisi pelatih timnas ini, yakni mantan pemain timnas Belanda Ruud Kroll dan mantan pemain timnas Austria, Alfred Rield. PSSI tampaknya lebih condong memilih Ruud Kroll, walau nilai kontraknya lebih tinggi dibanding Rield.

"Saya belum tahu, masih dinegosiasikan oleh sekjen," kata Nirwan, yang ditemui saat bemain sepakbola di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, bersama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Idrus Marham, dan Setya Novanto.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes yang dihubungi Jumat (23/4) pagi, mengungkapkan, kepastian nama pelatih yang akan dikontrak PSSI kemungkinan besar baru akan diketahui beberapa pekan lagi. Yang jelas, menurut Nugraha Besoes, hal itu tidak akan menjadi penghambat untuk kelangsungan pelatnas jangka panjang yang akan dilakukan oleh PSSI.

"Untuk SEA Games 2011, kita akan memberlakukan pelatnas jangka panjang," tegas Sekjen PSSI itu.

Nirwan Dermawan Bakrie sementara itu memastikan tentang jabatan manajer timnas senior yang tetap dipegang Andi Darussalam Tabusalla, sementara untuk timnas SEA Games 2011 posisi manajer tim disandang Adjie Massaid. Untuk posisi asisten timnas senior dan SEAG 2011, dipercatakan kepada Iwan Budianto.

"Saya kira Adjie Massaid sudah siap untuk mengisi jabatan manajer timnas SEA Games itu," jelas Nirwan Bakrie.

Dihubungi secara terpisah, manajer timnas senior Andi Darussalam Tabusalla mengakui bahwa timnas yang ditanganinya kini harus konsentrasi penuh untuk merebut gelar juara di AFF Championship 2010.

"Betul, kita akan fokus untuk bisa merebut gelar juara kali ini," kata Andi Darussalam Tabusalla, Jumat pagi.

Indonesia belum pernah merebut gelar juara pada ajang persaingan dua tahunan komunitas sepakbola negara-negara ASEAN ini, baik semasih bernama Piala Tiger atau Piala Suzuki. Pada 1996, Kurniawan Dwi Julianto dkk hanya menempati posisi ke-4 setelah menyerah 2-3 pada Vietnam di babak play-off; dua tahun kemudian, 1998, timnas Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah mengalahkan Thailand 5-4 melalui drama adu penalti di babak play-off setelah pada waktu normal kedua tim bermain imbang 3-3.

Pada kejuaraan tahun 2000, Indonesia harus puas dengan menjadi runner-up setelah diungguli tuan rumah Thailand 1-4 dalam final di Bangkok. Pada tahun 2002, timnas Indonesia kembali harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Thailand 4-6 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan. Tahun 2004, timnas lagi-lagi harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Singapura 2-5 (1-2, 1-3) melalui final home & away.

Namun, pada kejuaraan 2006, timnas Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal, dengan hanya menempati peringkat ketiga di penyisihan grupnya di bawah Singapura dan Vietnam. Dua tahun kemudian, 2008, timnas Indonesia hanya sanggup mencapai babak semifinal walau kemudian dihentikan Thailand 1-3 dalam home & away.



notepad Jakarta23/04/2010 |

Daripada Nonton MU, Ancelotti Pilih ke Bioskop

Friday, 23 April 2010 22:52
Beritabola.com Beritabola.com London - Manajer Chelsea Carlo Ancelotti kurang berminat memantau laga yang dijalani rivalnya Manchester United. Daripada menyaksikan MU berlaga, arsitek Italia itu memilih menonton bioskop.

Mendekati akhir musim, kompetisi antara Chelsea dan MU dalam perebutan gelar juara semakin seru. Hanya satu poin yang menjadi pembeda di antara keduanya, dengan The Blues yang berada di pole position.

Akhir pekan ini, tak menutup kemungkinan posisi tersebut bisa berubah. Bisa hanya untuk waktu sehari saja, bisa hingga pekan berikutnya, atau bahkan hingga akhir musim.

MU akan bermain lebih dahulu daripada Chelsea. Paul Scholes dkk. akan menghadapi Tottenham Hotspur pada Sabtu (24/3/2010) petang WIB, sementara Frank Lampard cs baru tampil sehari berselang melawan Stoke City.

"Tekanan merupakan mesin penggerak bagi hidup saya. Tapi yang tak kalah penting adalah manajemen stres. Jadi bagi saya, lebih baik tidak duduk di depan televisi menyaksikan laga itu (MU vs Spurs) dan lebih baik pergi ke bioskop saja," gurau Ancelotti seperti dikutip dari Reuters.

Don Carletto mengakui bahwa tekanan memang melanda pasukan Stamford Bridge.
"Menurut saya pemain merasakan tekanan sekarang karena mereka begitu dekat dengan gelar juara setelah tiga tahun terakhir tak memenanginya. Tapi ini normal. Kondisi ini lebih baik dibandingkan ketinggalan sepuluh angka dan tidak akan mendapat apa-apa."

Namun manajer Italia itu menekankan pada anak buahnya tentang pentingnya untuk tetap tenang apa pun hasil yang dipetik oleh Setan Merah nantinya.

"Kami punya kesempatan bagus untuk menang atas Stoke. Jadi kami harus tetap kalem dan tenang. Kami harus mempersiapkan segalanya dengan baik dan tidak emosional. Jelas bakal sulit memang nantinya, namun kami tidak boleh kehilangan kesempatan," tuntasnya.


Foto: Manchester United versus Tottenham Hotspur, Liga Primer, 25 April 2009 (Getty Images)
(dtc/nar)

Jelang Arsenal vs City - Wenger: Stop Ungkit Masalah Adebayor

Friday, 23 April 2010 23:20
(AFP/ Andrew Yates)Beritabola.com London - Manajer Arsenal Arsene Wenger meminta fans untuk tidak mempermasalahkan ulah Emmanuel Adebayor di waktu lalu. Wenger meminta fans memberikan sambutan hangat bagi seluruh eks Gunners yang akan datang sebagai lawan.

Arsenal akan menjamu Manchester City pada Sabtu (24/4/2010) di Emirates. Dalam laga ini,

Kamis, 22 April 2010

Modifikasi Mesin Bikin Kenceng, Malah BBM Lebih Irit (Stage I)

Honda Beat Siap Head To Head Dengan Mio

Inilah Kota Jakarta (Part 1)

Juni 9, 2008...1:11 pm

Modifikasi Mesin Bikin Kenceng, Malah BBM Lebih Irit (Stage I)

Lompat ke Komentar

http://willycar.files.wordpress.com/2008/06/brt.jpg?w=225&h=300http://willycar.files.wordpress.com/2008/06/ngk.jpg?w=225&h=300http://willycar.files.wordpress.com/2008/06/split-fire.jpg?w=225&h=300

Bagi anda yang menyukai kecepatan, seperti saya pasti anda akan memodifikasi mesin motor anda agar memperoleh tenaga sesuai keinginan anda dan pastinya anda tetap ingin konsumsi BBM motor anda tetap irit atau bahkan lebih irit dibanding sebelum dimodifikasi. Saya punya racikan ampuhnya. Resepnya adalah rombak seluruh sistem pengapian pada bagian mesin anda. Ganti Capacitor Discharge Ignition (CDI), peranti ini adalah induk/biangnya produksi api sebelum diteruskan ke ruang pembakaran. CDI standard pabrik biasanya memiliki limit dan kemampuan menghasilkan percikan apinya lebih kecil dibanding CDI racing. CDI racing zaman sekarang kebanyakan sudah mengadopsi sistem digital. Perlu dingat sebelum mengganti CDI pastikan jenis pengapian motor anda menganut sistem AC atau DC. Bila motor anda hanya digunakan untuk keperluan harian anda tidak perlu mengganti yang khusus balap mengingat harga yang cukup mahal. Pada motor harian bila anda tertarik untuk menggunakan merek BRT(Bintang Racing Team) anda cukup menggantinya dengan tipe Hyperband kira-kira harganya berkisar antara 350rb-400rb. Untuk meningkatkan sistem pengapian pada motor, selain CDI anda juga dapat mengganti Busi dan Kabel Busi. Busi perlu diganti yang jenis racing berbentuk jarum dan bahan yang paling bagus adalah Iridium. Saya menggunakan busi NGK racing jarum berbahan Platinum. Kalau CDI dan busi sudah menghasilkan percikan api yang besar, percuma kalau perantara atau kabel businya masih standard. Jadi saya menggantinya dengan kabel busi split fire berbahan serat optik. Bila anda rasa masih kurang anda juga bisa mengganti koil yang lebih bagus, tetapi hal itu tidak saya lakukan mengingat budget yang sedikit. Untuk memodifikasi itu semua saya harus rela merogoh kocek hingga 440rb, tetapi saya cukup puas karena peningkatkan tenaga cukup signifikan walaupun belum melakukan pengetesan lewat dynometer dan CDI yang saya pakai unlimiter. Perlu diingat seluruh modofikasi yang telah saya beberkan tadi untuk motor saya JupiterZ keluaran 2006. Berikut adalah spesifikasi CDI BRT HyperBand:

Tegangan Kerja


:


12 s/d 18 Volt

Konsumsi Arus


:


0.1 s/d 0.8 A

Putaran Mesin


:


400 s/d 20.000 RPM

Ignition Timing (Idle)


:


12� s/d 15� BTDC

Advance Timing


:


27� s/d 42� (Lihat Label di CDI)

Used


:


Standard, Racing, Kompetisi

CDI Type


:


DC

Ignition Control


:


Digital – Microcontroller (Powered by Philips Semiconductor)

Standarisasi


:


JASO/JIS/UL (Japan Standard)

Protection


:


Automatic Low Voltage Protection

UPDATE (23/08/2008)

Saya mau memberi sedikit tambahan. Bila anda sudah mengganti CDI standard anda dengan CDI BRT, saya sarankan untuk TIDAK mengganti koil standard anda dengan koil racing. Pasalnya, pihak BRT pernah mengklaim kalau seluruh produk yang mereka buat diuji dengan koil standard dari pabrik motor itu sendiri. Beda dengan CDI XP 2002 yang melakukan penelitian koil racing dan standard. Sebagai ilustrasi bila anda mengganti CDI standard ke CDI BRT akan ada peningkatan tenaga sekitar 0,8 HP, bila anda mengganti koil racing maka akan ada peningkatan tenaga sekitar 0,3 HP. Tetapi bila anda mengganti keduanya maka belum tentu peningkatan tenaga menjadi 0,8 + 0,3 = 1,1 HP bisa jadi kurang dari itu. Dampak lainnya CDI BRT anda akan cepat rusak atau mati. Lalu karena banyaknya pertanyaan tentang keberadaan kabel busi spilt fire itu, di sini saya tekankan bahwa tidak harus menggunakan kabel busi merek itu, yang terpenting adalah bahannya yang terbuat serat optic

PARA BRO-BRO…. GW UDA BIKIN MOTOR GW LEBIH KENCENG LAGI TAPI TAMBAH IRIT LAGI KONSUMSI BBM-nya BRO LIAT DEH DI “Modifikasi Mesin Bikin Kenceng, Malah BBM Lebih Irit(Stage II)” http://willycar.wordpress.com/2009/03/05/modifikasi-mesin-bikin-kenceng-malah-bbm-lebih-irit-stage-ii/

UPDATE LAGI….

Sepertinya kabel busi split fire ini saya sudah cari kemana-mana, tetapi sudah tidak ada lagi yang jual. Sepertinya pabrik kabel busi ini sudah tutup…. Seluruh harga yang saya keluarkan untuk memodifikasi motor ini, saat pada tanggal 9 Juni 2008. Jadi tidak mungkin kalau harganya maish sama… LAGI PULA, BEBERAPA MOTOR MENGGUNAKAN KABEL BUSI YANG SUDAH TERSAMBUNG DENGAN KOIL SECARA PERMANEN, JADI KLO MAU GANTI KABEL BUSI INI HARUS GUNTING KABEL BUSI STANDARD. JADI MOHON DIPERTIMBANGKAN LAGI YA………..

KARENA SEKARANG SAYA SUDAH SIBUK KULIAH, JADI PERTANYAAN LEWAT SMS TIDAK DAPAT SAYA BALAS……… MOHON MAAF……….. :D